December 31, 2020

Apa itu Emmaus Journey?

Emmaus Journey adalah salah satu program Kerasulan Kitab Suci yang bertujuan untuk membantu umat Katolik lebih menghayati firman-firman-Nya dan menerapkan ajaran-ajaran-Nya dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui program ini secara bertahap para peserta Emmaus Journey (EJ) akan dibimbing untuk menjalani kehidupan Kristiani yang mendasar, berbuah dan terfokus.

Program ini terdiri dari 3 bagian Buku dan diselenggarakan secara berjenjang dalam kelompok-kelompok kecil ( 7-10 orang ) dibawah arahan 1-2 orang fasilitator selama 30 minggu ( 30 sesi ). 3 bagian buku tersebut adalah 
Buku I : Perjalanan Menuju Hidup Mendasar,
Buku II : Perjalanan Menuju Hidup Berbuah dan
Buku III : Perjalanan Menuju Hidup Terfokus.



Dalam setiap pertemuan terdapat sesi sharing iman, pembahasan topik minggu tersebut dan pembahasan firman-firman yang telah ditugaskan sebelumnya.

Melalui program ini, dengan bimbingan Roh Kudus, para peserta EJ diarahkan untuk membangun kehidupan Kristiani yang penuh berkat sesuai dengan kemampuan dan talenta mereka masing-masing.

Para fasilitator kelompok hanya mengarahkan dan membantu para peserta EJ untuk mencapai sasaran yang diinginkannya.

Dimana progam EJ diselenggarakan?
Program ini dilaksanakan di dalam Lingkungan / Wilayah peserta masing-masing (sekarang sudah berjalan di Paroki Santa Monika Serpong, Paroki Santo Laurensius, Paroki Santa Helena, Paroki MBK, Paroki MKK, Paroki Trinitas Cengkareng, Paroki St Maria Immakulata Citra Garden, dll Jakarta, Bandung dan Surabaya) di bawah koordinasi Panitita Pelaksana EJ.

Kapan penyelenggaraannya?
Setiap tahun program ini diselenggarakan antara bulan Juli tahun yang berjalan sampai dengan bulan Maret tahun berikutnya.

Siapa yang boleh mengikuti program ini?
Siapa saja umat Katolik yang berminat mengenal Yesus lebih dekat dan meningkatkan kehidupan rohaninya boleh mengikuti program ini.

Syarat Pendaftaran :
- Mengisi formulir pendaftaran
- Menyerahkan foto kopi Surat Baptis
- Membayar biaya pengganti buku : Rp. 25.000/buku

Perlengkapan yang harus disiapkan peserta :
- Alkitab ( kalau memungkinkan, yang belum dicoret-coret )
- Pensil/ballpen, stabillo/marker, penggaris, penghapus
- Buku catatan
- Buku pegangan EJ

Read More...

February 3, 2017

Foto-foto kenangan dengan Pak Ignatius Christian Indra





















Read More...

February 2, 2017

RIP Ignatius Christian Indra (28 Jan 2017)

Telah berpulang ke rumah Bapa, sahabat EJ terkasih:

Ignatius Christian Indra
Lahir : 22 May 1975
Meninggal: 28 Jan 2017
Alamat : The Green, BSD Serpong








Berikut kenangan akan almarhum dari sahabat-sahabat EJ:


Kenangan dari Bapak Antonius Jany

TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasihNya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai,  (Zef 3:17)

Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat,  (1Kor 1:27)

"Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.  (Mat 5:3)

Teman ku, Ignatius Christian Indra telah berpulang kepada Bapa di surga kemarin. Selamat jalan pak Chris, selamat menjumpai Kristus dan para kudus Nya di surga. Walaupun hanya beberapa kali aku bertemu denganmu, pada rapat, gathering dan beberapa kali berdiskusi di krl commuter line. Kamu meninggalkan kesan mendalam padaku, walaupun aku lebih senior (11 tahun lebih tua), tetapi aku mendapatkan ketenangan dan ketulusan yang aku kagumi. Dan ku yakin dirimu sudah berbahagia dan tenang disana karena keluar biasaan imanmu.

Saat membuat jurnal, ingatan akan dirimu memberi inspirasi yang berbeda, terima kasih.

Dalam bacaan 1 kudapati betapa Allah sangat bergirang untuk umat-Nya, dan bacaan 2 sungguh dekat menggambarkan ketulusan mu. Karenanya aku yakin kamu juga sudah tenang disana, karena yakin akan penyelenggaraan Ilahi untuk mama dan keluarga yang ditinggalkan.

Sedangkan Injil yang berkata: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga", mengingatkan aku bahwa yang disebut miskin oleh Kristus adalah yang lebih memilih Kerajaan Allah daripada dunia. Karena itu aku bukan hanya merasa, tetapi yakin sekali berdasarkan firman Tuhan bahwa kamu sudah bahagia karena tidak salah memilih.
Kamu memilih untuk berlelah-lelah membantu rekan2 ej dalam keterbatasan mu (ini yg aku paling salut), membagi waktu mu, membagi kesenangan2 mu bersama kami semua, dan banyak lagi.

Selamat jalan bro, semoga semangat yang kau tinggalkan kepada kami tetap membuat kami bertahan di jalan ini.











Kenangan dari Ibu Imelda Sandra:

Kesanku tentang Pak Christ
Saya mengenal nya ketika mendampingi kepanitiaan ej 9. Sosoknya pendiam tidak banyak bicara ,tapi yg saya ingat ,dia selalu rajin mencatat di setiap saat. Sosoknya awalnya tidak terlalu saya kenal ,sampai akhirnya mulai membuat kesan bagi saya, saat ketua ej saat itu tidak terlalu aktiv karena kesibukan kerjaan ,pak Christ yg waktu itu menjabat wakil ketua, banyak mengcover kerja ketua . Pak Christ walaupun saat itu masih sangat muda sekitar 34 thn ,tapi dapat menyatukan teman temannya dikepanitiaan yg dari latar belakang kondisi dan emosi yg berbeda .Sehingga kepanitiaan ej 9 menjadi sangat solid . Dari baksos yg waktu itu diadakan di Cisauk sampai akhir retret ,saya semakin melihat sesuatu yg berbeda pada diri pak Christ ,sosoknya penuh tanggung jawab, tidak mau tampil , dan sangat rendah hati.
Yg saya catat dari pak Christ ,kedekatan dia dengan teman teman Cisauk sejak baksos . Saat saya mendampingi pan 9 ,saya kadang merasakan kepanikan pak Christ, saat sesuatu tidak berjalan sesuai dng rencana , tapi dia tetap tekun hadapi masalah permasalah yg akhirnya terselesaikan dan membawa sukacita keseluruhan panitia , ibarat berjalan dalam badai ,pak Christ ada dibarisan terdepan, dibelakangnya teman temannya mengikuti ,badai semakin dasyat ,semakin kencang pak Christ memegang tameng penahan badai utk keselamatan sendiri dan teman teman dibelakangnya.
Saat kepanitia ej selesai, pak Christ tetap mendampingi kepanitian ej berikut . Dan kami menjadi satu team dipendampingan panitia . Banyak suka duka kami rasakan bersama ,terutama dimalam malam kami rapat pengkelpokan ej . Rasanya tidak akan cukup saya tuliskan disini . Pada akhir kepanitiaan 14 saya pamit dan titip kan panitia ke pak Chris. Dan walaupun saya tidak dipendampingan kami masih sering berkomunikasi dan pak Christ banyak bercerita ttg panitia ej . Terakhir saya berkomunikasi dng pak Christ tgl 20 Jan 17 ,sampai Sabtu lalu saya dikejutkan berita kepergian pak Christ. Selamat jalan sahabat ,saya dan teman teman dan juga komunitas ej akan selalu mengenangmu ,Semua teladanmu selama ini adalah cerminan bahwa kamu adalah pengikut Yesus yg sejati .

Sahabatmu
ISP










Kenangan dari Bapak Alfonsus Bambang Sumadi:

Sepenggal ingatan ke p.Christian yg baik ..,
Diluar urusan EJ, p.Christ juga siap membantu dengan sungguh2 dan tulus hati.
Sekali waktu, p.Christ membantu men-setting keuangan dan pembukuan kantor saya sambil mengajari ttg perpajakan.
Format Lap Keu disusunnya sdemikian praktis, sampai saya sndiri kepingin memperdalam keahlian menggunakan program Excel secanggih p.Christ.
Tadinya saya pikir, keahlianku menggunakan Excel itu sdh kuanggap tergolong mahir, tpi setelah melihat kemampuan p.Christ, waah ternyata keahlianku belum ada apa-apanya..
Maka Saya klu ketemu selalu meminta p.Christ ajarin penggunaan Excel, dan p.Christ selalu menjawab "ayooo, kapan?"..
Masalahnya, setelah p.Christ membantu membereskan persoalan Keu dan Saya ingin memberi sedikit tanda jasa, p.Christ menolak dng sangat.
Dia bilang siap membantu kapan aja, tpi tidak mau klu diberi imbalan apapun..
Itulah p.Christ yg ramah, rendah hati dan siap membantu siapa saja.
Sungguh Saya sangat kehilangan..

Read More...

December 12, 2016

EJ16 - Misa Pembukaan 30 Juli 2016

Bertempat di Gereja St. Ambrosius - Vila Melati Mas, pada tgl 30 Juli 2016 diadakan Misa Pembukaan Emmaus Journey Angkatan 16. Misa dipimpin oleh Romo Tinus.

Foto-foto yang lebih lengkap bisa dilihat di:
https://www.dropbox.com/sh/b5l0ifk784x50ti/AACZKywzLMl_T3cgA0Ten7GLa/EJ%2016%20Misa%20Pembukaan%20%28pak%20Charles%29?dl=0


dan

https://www.dropbox.com/sh/b5l0ifk784x50ti/AAD_0GYzvwHleSo7KJBxz6bWa/EJ16%20%20Misa%20Pembukaan%2030%20Juli%202016?dl=0


Video bisa disaksikan di:
https://www.dropbox.com/sh/edomv3r86kdx7p9/AACu4poT5KHFItmc4OqdX0CMa?dl=0&preview=1+Foto+Misa+Pembukaan+EJ+angkatan+16.m4v





Read More...

September 22, 2016

Partitur Mars Emmaus Journey 4 suara

Di bawah ini partitur terdiri dari 2 halaman.
Silakan klik kanan satu per satu dan Save





Read More...

Mars Emmaus Journey (4 suara) by VOA



 Mars Emmaus Journey dibawakan oleh VOA (Voice of Ambrosius) dalam Misa Pembukaan EJ Angkatan 16 tahun 2016


"MARS EMMAUS JOURNEY"
4/4 Do=G

Bukankah hati kita berkobar-kobar
Ketika Ia berbicara dengan kita
Spanjang perjalanan menuju Emaus
Yesus membukakan rahasia yang mulia

Tentang kasihNya yang besar
bagi kita yang dikasihiNya
Tentang kuasaNya yang ajaib
yang dibrikanNya kepada kita

Agar kita hidup sempurna dalam tuntunan RohNya
Hidup mendasar, berbuah dan terfokus

Emmaus Journey di Emmaus Journey
Bersama Tuhan Yesus kuberjalan
Emmaus Journey di Emmaus Journey
Kusmakin mengenalNya

Read More...

July 19, 2016

Gua Maria Fatima Cikasungka (sejarah s/d pemberkatan)

Kisah pembangunan Gua Maria Fatima Cikasungka




Pemberkatan 19 Juni 2016 oleh Uskup Ignatius Suharyo Pr




Panitia EJ Angkatan 15 yang menghadiri acara pemberkatan






Read More...

June 22, 2016

EJ15 - Rekoleksi 9 Maret 2016

Rekoleksi Angkatan 15 pada Rabu 9 Maret 2016
diadakan di Ballroom The Springs Club, Summarecon Serpong

Berikut adalah hasil dokumentasinya:

Read More...

May 25, 2016

Jurnal 25 Mei 2016

Jurnal Emmaus Rabu 25 Juni 2016
Mrk 10:32-45
Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawaNya menjadi tebusan bagi banyak orang. (Mrk 10:45)

Renungan:
*Datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani*
Dewasa ini, banyak sekali pejabat yang berebut ingin memegang kekuasaan agar bisa berkuasa dan mendapatkan segala macam fasilitas buat dirinya maupun keluarganya. Mereka ini ingin dilayani bukannya mengabdi kepada masyarakat dengan melayani. Sangat jauh berbeda bagaikan langit dan bumi dengan apa yang diteladani oleh Yesus, yaitu *datang untuk melayani, bukan untuk dilayani.* Bahkan apa yang dilakukan Yesus lebih dari itu, Ia memberikan nyawaNya sebagai tebusan atas dosa-dosa kita. Sangat berbeda dengan keinginan manusia ataupun duniawi yang apapun maunya selalu dilayani, diberikan prioritas, dinomor satukan dan sebagainya. Sebagai pengikut Kristus, kita diketuk hatinya untuk melayani apakah itu di dalam keluarga kita, lingkungan masyarakat ataupun tempat kita bekerja dsb.

Doa: Ya Bapa, terima kasih karena sudah mengingatkanku akan kerendahan hatiMu yang datang untuk melayani umatMu bahkan memberikan nyawaMu buat menebus dosa kami semua. Semoga kamipun mampu meneladani semangat pelayananMu bagi orang-orang disekeliling kami sehingga kami layak disebut pengikutMu yang sejati. Amin. (LD).

Read More...

May 21, 2016

Jurnal 21 Mei 2016

Jurnal Emmaus Sabtu 21 Mei 2016
Mrk 10:13-16
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya. (Mrk 10:15)

Renungan:
Mengapa Yesus mengatakan sabda agar kita hendaknya menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil? Baiklah kita melihat seperti apa sikap anak kecil tsb. Anak kecil memiliki sikap dan hati yang polos, spontan, percaya kepada orang dewasa disekelilingnya yang mereka percaya bisa melindungi mereka. Sikap mereka menunjukkan kepasrahan apa adanya. Jadi aku dan anda diharapkan menyambut Kerajaan Allah secara spontan, dengan hati yang jernih, polos tanpa menduga-duga apapun serta bersikap pasrah menyambutnya, menunjukkan totalitas penyerahan diri kepada Tuhan seperti anak kecil yang gembira ketika dilempar ke udara kemudian disambut lagi. Apa yang aku harus perbuat agar bisa bersikap seperti anak kecil? Tentunya aku harus merubah sikap dan hatiku menjadi putih, polos, jernih tanpa praduga atau perhitungan serta pasrah tanpa syarat.

Doa: Ya Bapa, rajailah hati kami dan rubahlah kami agar kami dapat hidup seperti anak kecil yang menyandarkan hidup kami kepadaMu secara totalitas tanpa syarat, dan juga berperilaku dan hati yang jernih, polos tanpa dinodai oleh kekejaman dunia ini. Amin. (LD).

Read More...
 
© Copyright 2008 Emmaus Journey Community . All rights reserved | Emmaus Journey Community is proudly powered by Blogger.com | Template by Template 4 u and Blogspot tutorial